Desa Wisata Kasongan
in

Kasongan dan Manding: Wisata Kaya Seni dan Budaya

Wisata Kasongan dan Manding

Hendak mencari buah tangan bagi saudara atau teman-teman di kantor/kampus yang kerap memberikan pernyataan “jangan lupa oleh-olehnya yaa” Kasongan tempatnya. Dari lokasi Kota Jogja menuju Kasongan yang berjarak  kurang lebih 23km membutuhkan waktu tempuh ±50 menit menggunakan sepeda motor. Sesampai di gerbang merah bertuliskan “Desa Wisata Kasongan”, teman-teman akan disuguhkan pemandangan show room atau rumah-rumah galeri yang menawarkan barang-barang kerajinan dari gerabah barang lain seperti guci, pot bunga, lampu hias, miniatur alat transportasi (becak, sepeda,  mobil), aneka tas, patung, souvenir untuk pengantin, serta hiasan lainnya yang tentunya menarik untuk dijadikan buah tangan.

Desa Wisata Kasongan
Desa Wisata Kasongan

Buka dari pukul 09.00-21.00, masuk ke Kasongan pengunjung tidak dikenakan HTM, cukup dengan membayar ongkos parkir sebesar Rp. 5000,00 untuk mendapatkan fasilitas pusat informasi, money changer, restaurant, penginapan, tempat ibadah, serta galeri-galeri. Harga yang ditawarkan untuk barang-barang kerajinan pun bervariasi, mulai dari 5000-ratusan ribu rupiah.

Kekayaan Seni Desa Kasongan
Kekayaan Seni Desa Kasongan
Pengrajin Kasongan
Pengrajin Kasongan

Selesai mengunjungi Kasongan, perjalanan bisa dilanjutkan ke arah utara sekitar 7,8 km menuju Manding. Manding merupakan pusat kerajinan kulit dengan jumlah 40 showroom dalam bentuk toko-toko yang saling berdekatan. Produk yang ada di Manding antara lain jaket, sepatu, sandal, tas, ikat pinggang, dompet, serta beberapa aksesoris lain seperti figura atau gantungan kunci. Untuk harga barang di Manding bervariatif, tergantung pada kualitas dan jenisnya. Untuk dompet di bandrol mulai Rp. 50.000, tas atau sepatu kisaran Rp. 100.000.

Jaket Kulit di Manding
Jaket Kulit di Manding
Desa Wisata Manding
Desa Wisata Manding

Terdapat beberapa tips untuk temen-temen semua yang hendak belanja ke Manding, apa saja? Yuk simak….

Baca Juga: Sarapan Penambah Semangat di Jogja

– Tawar harga barang yang hendak dibeli setengah harga dari yang ditawarkan

– Jangan terlalu ngotot, sehingga saat kalian mengurungkan niat untuk membeli, penjual tidak akan kecewa

– Upayakan untuk menggunakan bahasa Jawa, sehingga penjual akan mengira kalian adalah warga sekitar sehingga mereka tidak akan memberi harga tinggi

– Namun jika tidak menguasai bahasa Jawa, bersikaplah ramah dan tampilkan kesan  tidak mudah menerima penawaran dari penjual.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *