• in ,

    Spot Keren Indonesia yang Dilirik Sineas Hollywood Terkemuka, Bikin Kita Berbangga Hati

    Chris Hemsworth saat Shooting di Jakarta

    Siapa sih diantara kita yang ngga terkesima sama tempat-tempat yang kerap digunakan sebagai setting film Hollywood? Tempat-tempat tersebut selalu berhasil menjadi representasi utuh dari kondisi yang berusaha ditampilkan si empu film. Saat menampilkan setting hutan belantara, maka kondisi yang ditampilkan adalah hutan gelap, dengan pohon-pohon besar yang seolah menjadi tudung matahari. Untuk film sci-fic dengan tema giant gorilla atau dinosaurus, para sineas mampu memberikan sentuhan hebat hingga lokasi biasa mampu disulap selayaknya habitat asli para makhluk fiksi dan purba tersebut.

    Selain menggunakan teknik CGI (computed generated imagery), kelihaian para sineas dalam melirik tempat-tempat yang menunjang lokasi shooting menjadi komponen penting untuk meningkatkan kualitas film. Tapi, tahukah kalian kalau ternyata beberapa lokasi shooting film Hollywood terkenal justru bersetting di Indonesia? Alam di Indonesia memiliki potensi keindahan memikat mata yang mungkin tak akan ditemukan duanya. Potensi inilah yang kemudian dijadikan para sineas untuk menggarap karya mereka. Penasaran Indonesia bagian mana aja yang masuk dapur film Hollywood? Yuk ah langsung kita telusuri aja…

    Pulau Tengkorak Penuh Misteri dalam Film King Kong yang Ternyata Ada di Sumatera Utara

    King Kong
    King Kong

    Diantara kita semua pasti udah ga asing lagi dengan kisah makhluk raksasa yang menjadi penguasa dari pulau rahasian ini. Yang bakal bikin kita tercengang adalah latar lokasi shooting yang digunakan oleh Peter Jackson selaku sutradara bertempat di Pulau Marsala, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Pada film yang dirilis tahun 2005 ini menyebutkan bahwa pulau tersebut disebut sebagai Skull Island alias Pulau Tengkorak.

     

    Pulau Marsala sebagai Lokasi Shooting King Kong
    Pulau Marsala sebagai Lokasi Shooting King Kong

    Chris Hemsworth ternyata Pernah Shooting di Jakarta loh !

    Black Hat dan Suasana Jakarta
    Black Hat dan Suasana Jakarta

    Nama Chris Hemsworth mungkin tidak terlalu kita kenal, tapi kalau mimin sebut “Thor”, kalian pasti langsung membayangkan si tampan betubuh tinggi kekar sang pelindung Bumi yang datang dari Asgard. Yang mengejutkan, ternyata Chris pernah shooting di Jakarta untuk project film Blackhat. Di film ini, sang sutradara lebih menonjolkan budaya dan landmark Indonesia sebagai element film. Menarik bukan?

    Chris Hemsworth saat Shooting di Jakarta
    Chris Hemsworth saat Shooting di Jakarta
    Behind the Scene Blackhat
    Behind the Scene Blackhat

    Baku Tembak Kellan Lutz dan Ario Bayu di Jogja dan Sekitarnya

    Baku Tembak di Borobudur
    Baku Tembak di Borobudur

    Film yang dirilis pada 2013 ini menggunakan setting Borobudur sebagai lokasi baku tembak yang berlangsung antara seorang polisi yang diperankan oleh Ario Bayu dengan Kellan Lutz. Setting film ini juga dominan menampilkan keistimewaan Jogja.

    Lokasi Shooting Java Heat di Taman Sari
    Lokasi Shooting Java Heat di Taman Sari

    Eksotisme Bali dalam “Eat, Pray, Love”

    Julia Roberts dalam Eat, Pray, Love
    Julia Roberts dalam Eat, Pray, Love

    Rilis pada 2010 silam, Eat, Pray, Love yang dibintangi oleh Julia Roberts dan Javier Bardem menjadi salah satu film dengan setting Indonesia yang tersukses. Kesuksesan tersebut menjadikan ex lokasi shooting yang ada di sekitaran Ubud dan Pantai Padang ramai dikunjungi oleh wisatawan.

    Eat, Pray, Love
    Eat, Pray, Love

    Anaconda dari Dataran Borneo

    Anaconda
    Anaconda

    Mungkin kita sudah tak lagi asing dengan kabar yang menyebutkan bahwa film yang menceritakan tentang perjalanan sekelompok orang dalam pencarian bunga paling langka di dunia “blood orchid” ini berlokasi di Kalimantan. Dalam film, disebutkan bahwa lokasi keberadaan bunga tersebut ada di sebuah pulau yang disebut Borneo Island. Malang, ditengah perburuannya, para penjelajah ini justru harus berjuang menghadapi serangan ular berbahaya jenis Anaconda.

    Nah gimana guys? Apakah kalian semakin bangga terlahir di tanah air Indonesia yang kekayaan alamnya mungkin tak akan bisa dihitung jumlahnya?

  • in

    Jalan-Jalan yuk ke Beberapa Destinasi Wisata Indonesia yang Pernah Dikunjungi Korean Star !

    Liburan Gong Yoo di Lombok

    Kedahsyatan Hallyu Wave memang sudah tak bisa dibantahkan lagi. Siapa sih diantara kita yang ngga kenal deretan artis Korea ternama seperti Song Hye Kyo dan Song Jong Ki, Song-Song Couple yang disatukan oleh drama populer “Descendants of the Sun” atau si tampan Lee Min Ho yang mulai dikenal publik lewat penampilan nyentriknya di “Boys Before Flowers” ? Serial drama yang hadir dari negeri ginseng memang mampu mempesona kita semua dengan alur cerita antimainstream, anti stripping ratusan episode, dan mengangkat nilai-nilai sosial serta budaya dari Negaranya. Tak hanya drama, boy/girl band Korea pun turut menjadi primadona teruntuk jutaan muda-mudi Indonesia, sebutlah Blackpink yang belakangan memikat kita dengan single “Ddu-Du-Ddu-Du”, atau girlband lain seperti Twice, serta boyband BTS, Seventeen dan banyak lainnya.

    Ngomongin soal Korea beserta Korean Starnya, pasti banyak diantara kita yang mengidam-idamkan menikmati trip ke negara ini. Tapi tau gak sih, ternyata banyak juga lo diantara Korean Star yang justru menjadikan beberapa tempat wisata di Indonesia sebagai destinasi liburannya, Yap! Keindahan alam Indonesia memang cukup terkenal dikalangan masyarakat Korea, tak terkecuali para selebritisnya. Bahkan kalo kalian inget, di tahun 2014, Pulau Dewata pernah digunakan sebagai setting Drakor dengan judul “Memories of Bali” yang diperankan oleh Jo In Sung dan Ha Ji Won. Belum redup popularitasnya, kabarnya drama ini akan diremake di tahun 2018 ini, WOW !

    Kehangatan zamrud khatulistiwa, negara tropis dengan keanekaragaman hayati, serta letak geografisnya yang strategis membuat tiap wilayah di kepulauan Indonesia memiliki keindahan alam yang khas. Trus, wisata-wisata mana aja sih yang berhasil memikat para Korean Star untuk menikmati liburannya?

    Bulan Madu Rain dan Kim Tae Hee di Bali dan Sumbawa

    Rain dan Kim Tae Hee
    Rain dan Kim Tae Hee

    Pasangan selebritis yang disebut-sebut sebagai pasangan terkaya di Korea ini melangsungkan bulan madu seusai pernikahan mereka pada awal 2017 silam. Rain dan Tae Hee memilih Bali dan Sumbawa sebagai destinasi honeymoonya.

    Honeymoon Rain dan Kim Tae Hee ke Sumbawa
    Honeymoon Rain dan Kim Tae Hee ke Sumbawa

    Aktivitas privat dari keduanya membuat netizen tak banyak mengetahui destinasi mana saja yang dikunjungi Rain dan Tae Hee. Pihak Section TV memberikan informasi bahwa bulan madu singkat Rain dan Tae Hee mereka habiskan untuk menginap di hotel mewah dan melakukan aktifitas seperti diving dan snorkeling untuk menikmati keindahan alam bawah laut Sumbawa.

    Keindahan Alam Bawan Laut Sumbawa
    Keindahan Alam Bawan Laut Sumbawa

    Ahjussi Goblin Pergi ke Lombok

    Liburan Gong Yoo di Lombok
    Liburan Gong Yoo di Lombok

    Usai dengan projek drama Guardian: The Lonely and Great God yang kembali melambungkan namanya, Gong Yoo sang pemeran Goblin menghabiskan liburannya untuk mengunjungi Lombok pada 2017 kemarin.

    Keindahan Alam Lombok
    Keindahan Alam Lombok

    Saat di Lombok, diketahui Gong Yoo menghabiskan malam dengan menginap di Katamaran Resort, sebuah resort mewah dengan tarif menginap per malam 2,8 juta rupiah! Namun, seperti layaknya selebritis Korea pada umumnya yang cenderung mengusung konsep liburan privat, sampai saat ini belum ada satupun foto liburan Gong Yoo di Lombok yang mencuat di dunia maya.

    Misi Besar Lee Kwang So di Pantai Timang, Gunungkidul, Jogja

    Lee Kwang Soo di Pantai Timang
    Lee Kwang Soo di Pantai Timang

    Ternyata ngga cuma Bali ataupun Lombok yang sukses memikat para selebritis Korea, salah satu pantai di daerah Gunungkidul, YK ternyata tak luput dari bidikan Lee Kwang So bersama rekannya Jeon So Min melalui acara realitas Running Man untuk melakukan misi besar menyeberangi Pantai Timang yang dikenal memiliki ombak yang cukup besar menggunakan gondola!

    Pantai Timang
    Pantai Timang

    Liburan Si Cantik Kim Ji Won Ke Bali

    Kim Ji Won
    Kim Ji Won https://www.instagram.com/p/BXZvZQInfTY/?taken-by=geewonii

    Nampaknya Bali memang memiliki popularitas yang cukup tinggi dikalangan selebritis Korea, salah satunya bagi si cantik Kim Ji Won, pemeran dokter tentara pada drama populer “Descendants of the Sun”. Kim Ji Won mengunggah foto momen liburannya di Pantai Candidasa, Karangasem, Bali. Kelebihan yang dimiliki Pantai Candidasa adalah keaslian alamnya serta namanya yang belum sepopuler pantai lainnya di Bali sehingga menjadikan suasana yang cukup sepi.

    Liburan Kim Ji Won ke Bali
    Liburan Kim Ji Won ke Bali  https://www.instagram.com/p/BW4cDejHW1L/?taken-by=geewonii

    Nah gimana guys, pariwisata Indonesia ternyata ngga kalah populernya dari beberapa destinasi wisata negeri ginseng kan? Buat kalian yang tertarik dan ingin melakukan trip serupa dengan para selebritis Korea di atas bisa mengunjungi grahatour.com untuk mendapatkan kualitas terbaik dan pengalaman tak terlupakan.

  • in ,

    Referensi Tempat Nongkrong yang Cozy di Jogja, Instagramable banget !

    Food and Beverage

    Jogja, memang ngga cuma terkenal dengan kekayaan warisan budaya. Merdu suara seniman jalanan, kemegahan bangunan bersejarah, kekayaan alam, serta kelezatan kuliner khas membuat Kota satu ini pantas dijuluki “Kota Serba Ada”. Seolah tak punya batasan usia, siapapun tak peduli tua ataupun muda akan senantiasa terpikat oleh Jogja.

    Ngomong-ngomong soal selera anak muda, jangan dikira Kota Istimewa ini hanya identik dengan batik, budaya, dan sejarah. Nyatanya, justru banyak bermunculan tempat-tempat nongkrong super cozy, yang mengusung konsep instagramable dan kekinian ! Tempat nongkrong ini ga cuma asyik buat malem mingguan bersama gebetan, pacar, ataupun sahabat, tapi juga bisa bikin jumlah like post di Instagram bertambah! Loh, kok bisa? Silahkan coba mengunjungi beberapa rekomendasi cafe di bawah ini, dan berfotolah di spot favoritnya!

    Roaster and Bear: Nongkrong bareng Giant Bear

    Konsep Unik Roaster and Bear
    Konsep Unik Roaster and Bear https://www.instagram.com/p/BekAwHvBafy/?taken-by=roasterandbear

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    Keunikan restoran yang berlokasi di Jl. P. Mangkubumi No. 52, Gowongan, Jetis ini terletak pada konsep baru yang diusungnya dengan menampilkan boneka beruang sebagai dekorasi ruangan. Tak hanya unik, beruang-beruang lucu ini bisa kita gunakan sebagai properti terbaik untuk foto berdampingan. Menggunakan interior dengan dominan warna putih, boneka beruang yang lucu, serta plating makanan yang cantik, menjadikan restoran yang berlokasi berdekatan dengan Tugu Jogja ini merupakan rekomendasi terbaik untuk menghabiskan waktu berkumpul bersama orang-orang terkasih.

    Sandwich di Roaster and Bear
    Sandwich di Roaster and Bear https://www.instagram.com/p/BlKRopWgdcM/?taken-by=roasterandbear

    Terdapat beberapa menu yang bisa kita nikmati disini, mulai dari sandwich, salad, pasta, minuman coffee, maupun non-coffee. Untuk harga, makanan ringan dan minuman bisa kita nikmati mulai dengan harga 12-50 K, sementara untuk grilled stick berkisar antara 200-400 K.

    Beragam Minuman yang Disediakan di Roaster and Bear
    Beragam Makanan dan Minuman di Roaster and Bear https://www.instagram.com/p/BkH53j8HEpd/?taken-by=roasterandbear

    NOX Coffee Boutique: Ada Mini Spanyol di Jogja

    Suasana NOX Coffee
    Suasana NOX Coffee https://www.instagram.com/p/Bb0viEcHQeo/?taken-by=noxcoffee

    Berlokasi di Jl. Kaliurang Km. 5, NOX Coffee Boutique mengusung konsep ala Spanyol dan Latin. Suasana urban dengan tampilan premium menjadi ciri khas dari kafe ini. Terdapat kaca-kaca yang mendominasi sekat ruangan, pilihan warna yang dominan hitam, serta lighting kekuningan.

    Beragam Varian Minuman NOX Coffee
    Beragam Varian Minuman NOX Coffee https://www.instagram.com/p/BgnU93OnFkU/?taken-by=noxcoffee

    Beberapa menu yang disajikan adalah Ice Cream, Tuna Salad, Spagheti, serta berbagai pilihan kopi seperti Coffee Cubano, Coffee Zorro, Coffee Lungo, Curtado, Coffee Con Leche, Coffee Bombon, Coffe Tropical, dan Single Origins. Untuk menu non kafein, disediakan pilihan minuman seperti lychee tea dan peach tea.

    Varian Spaghetti NOX Coffee Boutique
    Varian Pasta NOX Coffee Boutique https://www.instagram.com/p/Bc4CyvaH597/?taken-by=noxcoffee

    Untuk harga, range minuman disini berkisar antara 25-100 K, sedangkan untuk makanan antara 30-115 K.

    Epic Coffee : Bikin Acara Ngopi jadi Lebih Epik

    Ngopi Epik di Epic Coffee
    Ngopi Epik di Epic Coffee https://www.instagram.com/p/BSA_gYsDBUO/?taken-by=epic_coffee

    Mengunjungi Epic coffee memberikan kita pengalaman ngopi yang berbeda. Tak hanya rasa makanan dan minumannya yang juwara, tempatnya yang instagramable bikin kita betah berlama-lama disini. Menggunakan bangunan yang tampak seperti gudang (ware house) coffee shop ini disulap menjadi tempat tongkrongan mewah.

    Aneka Kopi di Epic Coffee
    Aneka Kopi di Epic Coffee https://www.instagram.com/epic_coffee/

    Kafe yang berlokasi di Jl. Palagan Tentara Pelajar No. 29 ini memasang tarif untuk kopi mulai dari 30-35 K, main course mulai dari 40-160 K, dan light meal dari 32-85K.

    Dessert dan Appetizer di Epic Coffee
    Dessert dan Appetizer di Epic Coffee https://www.instagram.com/p/BSDP9L8jvbp/?taken-by=epic_coffee
  • in ,

    Mengenal Makanan Legendaris Jogja beserta Sejarah Penciptaanya, Bikin Ngga Nyangka !

    Beragam Kuliner Khas Jogja
    Beragam Kuliner Khas Jogja
    Beragam Kuliner Khas Jogja

    Jogja, dikenal oleh turis lokal maupun mancanegara dengan kekayaan seni dan budayanya. Ngga cuma bangunan-bangunan dengan arsitektur kuno, atau artefak peninggalan nenek moyang, kuliner di Jogja dikenal memiliki sejarah dan turut menjadi salah satu warisan kekayaan budaya. Serupa dengan artefak kuno seperti Candi Prambanan, Keraton, maupun Taman Sari yang hingga kini masih bisa kita nikmati keindahannya, beberapa makanan tradisional khas Jogja pun bisa dengan mudah kita dapatkan, bahkan telah menjadi simbol yang melekat dan diidentikkan dengan kota pelajar ini. Sebut saja istilah “Kota Gudeg” sebagai salah satu sebutan Jogja. Gudeg sendiri merupakan olahan nangka, tempe, krecek yang bercita-rasa gurih manis dan menjadi icon oleh-oleh khas Jogja. Tapi bagaimana perjalanan Gudeg dan kawan-kawannya sampai menjadi makanan khas Jogja?

    Gudeg: Olahan Nangka yang Naik Kasta

    Gudeg Jogja
    Gudeg Jogja https://www.instagram.com/p/BTcvkBqg95R/?taken-by=gudegyudjum

    Diungkapkan oleh Murdijati Gardjito, seorang profesor yang menjabat sebagai peneliti di Pusat Kajian Makanan Tradisional (PKMT), Pusat Studi Pangan dan Gizi UGM, sekaligus penulis buku berjudul Gudeg Yogyakarta, sejarah kemunculan gudeg di Yogya dimulai bersamaan dengan dibangunnya kerajaan Mataram Islam di alas Mentaok, di daerah Kotagede sekitar abad 15. Demi perluasan pembangunan kerajaan tersebut, banyak ditebang beragam pohon seperti pohon nangka, kelapa, dan melinjo. Para Prajurit kemudian memanfaatkannya sebagai bahan baku makanan mereka. Karena proses pengolahannya yang harus terus di aduk, atau dalam bahasa Jawa disebut “hangudek”, maka olahan nangka disebutlah “Gudeg”.

    Kuliner Legendaris Jogja
    Kuliner Legendaris Jogja https://www.instagram.com/p/BTcwOeXAaxb/?taken-by=gudegyudjum

    Gudeg merupakan salah satu kuliner yang bisa disebut “naik kasta”. Jika dulunya Gudeg hanya dikonsumsi oleh masyarakat biasa, namun semenjak tahun 1949, yakni saat didirikannya Universitas Gadjah Mada (UGM), Gudeg mengalami puncak titik balik popularitas. Gudeg menjadi kuliner yang diburu para mahasiswa, bahkan tak hanya dijadikan sebagai menu makanan sehari-hari, gudeg dikemas sedemikian rupa menjadi gudeg kering, gudeg basah, serta gudeg yang tahan lama untuk dijadikan sebagai oleh-oleh.

    Bakpia: Si Manis yang Punya Banyak Rasa

    Bakpia Khas Jogja
    Bakpia Khas Jogja https://www.instagram.com/p/BmMhmddneLl/?tagged=bakpia

    Tak hanya gudeg, kuliner lain yang turut menjadi bagian erat dari Jogja adalah Bakpia. Makanan ringan yang mulanya berbahan dasar kacang hijau ini memiliki cita rasa manis dan gurih. Bakpia sebenarnya bukanlah olahan yang diciptakan oleh masyarakat Jogja. Bakpia berasal dari China dengan nama asli (Tou Luk Pia). Jika dari negeri asalnya, bakpia adalah kue dengan isi daging, perkembangan bakpia di Indonesia mengalami proses adaptasi dengan menggunakan isian kacang hijau.

    Pada tahun 1948, seorang keturunan Tionghoa, Goei Gee Oe mencoba membuat bakpia sebagai industri rumahan. Ia memasarkan bakpia buatannya dari rumah ke rumah dan dijual eceran. Sekian lama menjajaki pasaran kuliner Jogja, pada 1980 mulai muncul produsen-produsen Bakpia di kawasan Pathuk. Bakpia tidak lagi dijual secara eceran, bakpia telah memasuki industri dengan packaging kardus dan telah dilabeli beberapa brand. Mungkin kita kerap melihat adanya dua digit angka dibelakang brand bapia, seperti “Bakpia Pathuk 25”. Angka pada brand tersebut merujuk pada nomor rumah dari produsen bakpia yang digunakan untuk membedakan tiap rumah produksi. Seiring dengan perkembangan zaman dan ketatnya persaingan antar tiap rumah produksi bakpia, maka kini bakpia telah berevolusi dengan isian yang lebih beragam dan modern seperti coklat, keju, ubi, dan banyak lainnya.

    Kipo: Kuliner Mengundang Pertanyaan

    Si Legendaris Kipo
    Si Legendaris Kipo

    Berbeda dengan gudeg dan bakpia, kipo yang juga merupakan salah satu kuliner khas Jogja, bukan merupakan olahan industri yang dapat kita temui di setiap sudut Kota Jogja dan dijual bebas. Kipo merupakan kudapan lonjong berwarna hijau dengan citarasa legit dan manis. Komposisi Kipo sendiri adalah tepung beras ketan yang diberi pewarna hijau untuk kulit dan campuran parutan kelapa serta gula jawa sebagai isian.

    Kipo berasal dari daerah Kotagede. Asal mula penamaan Kipo berasal dari pertanyaan masyarakat terhadap jenis kuliner ini dalam bahasa Jawa “Iki Apa”. Penyebutan tersebut kemudian menjadi akronim dari Kipo yang mestinya disebut “Kipa”.

  • in ,

    Semarak Prambanan Jazz Festival 2018, Bertabur Musisi Kenamaan

    Prambanan Jazz Festival 2018
    Prambanan Jazz Festival 2018
    Prambanan Jazz Festival 2018  https://www.instagram.com/p/Bk5HAmEnB5f/?taken-by=prambananjazz

    Perhelatan Prambanan Jazz Festival tahun ini menginjak usia ke 4 nya. Seni pertunjukan yang merupakan perpaduan seni, musik, dan budaya ini akan diselenggarakan pada 17, 18, dan 19 Agustus 2018 bertempat di Candi Prambanan. Tema yang diusung Prambanan Jazz Festival tahun ini adalah “Music, Experience & Masterpiece”, sebagai suatu tekad untuk menjadikan Prambanan Jazz Festival peristiwa tak terlupakan untuk semua kalangan pecinta musik tanah air serta menyajikan pengalaman menikmati karya-karya masterpiece dari para maestro musik internasional dan tanah air.

    Rundown Hari Peratama Prambanan Jazz Festival
    Rundown Hari Peratama Prambanan Jazz Festival https://www.instagram.com/p/BmC_o7THFPt/?taken-by=prambananjazz

    Beberapa musisi jazz kenamaan yang akan mengisi Prambanan Jazz Festival 2018 adalah Diana Krall, Monita Tahalea, Fariz RM, Tompi, Abdul and The Coffee Theory, Indra Lesmana feat Eva Celia, Tohpati feat Sheila Majid, Marcell, Rio Febrian, Dewa 19 feat Ari Lasso, Jikustik, Gigi, Glen Fredly, Tulus serta masih banyak lainnya.

    Rundown Hari Kedua Prambanan Jazz Festival
    Rundown Hari Kedua Prambanan Jazz Festival https://www.instagram.com/p/BmDA1bKHPqE/?taken-by=prambananjazz

    Diana Krall dan Boyzone akan menjadi penampil utama dalam perhelatan akbar ini. Di hari pertama, panggung Prambanan Jazz Festival akan disemarakkan oleh penampilan Tohpati feat Sheila Majid, Marcell, Rio Febrian, serta gebrakan spektakuler dari Kahitran yang merupakan kolborasi antara Kahitna dan RAN. Di hari kedua, pelataran Prambanan akan dihiasi oleh lantunan merdu special show dari Diana Krall serta festival show dari musisi jazz kenamaan Indonesia seperti Fariz RM, Kla Project, Monita Tahalea, dan masih banyak lainnya. Di hari terakhir, panggung Prambanan Jazz Festival semakin semarak dengan special show dari Dewa 19 feat Ari Lasso serta penampilan dari Boyzone, ditambah dengan festival show dari Jikustik, Gigi, Glen Fredly dll.

    Rundown Hari Ketiga Prambanan Jazz Festival
    Rundown Hari Ketiga Prambanan Jazz Festival https://www.instagram.com/p/BmDCQGAnhNq/?taken-by=prambananjazz

    Berdasarkan informasi resmi dari pihak promotor, Rajawali Indonesia Communicationhttp://www.rajawaliindonesia.com/konser/117-prambanan-jazz-festival-4-2018 Prambanan Jazz kali ini diselenggarakan di dua panggung utama kompleks Candi Prambanan, panggung Rorojonggrang sebagai panggung special show dan panggung Hanoman sebagai panggung festival show.

    Prambanan Jazz Festival sendiri merupakan suatu perhelatan seni yang yang bertujuan untuk membangun sinergi antara budaya tradisional masyarakat Indonesia yang tetap eksisi ditengah modernisasi. Selain menghadirkan panggung musik jazz, “Pasar Kangen” pada perhelatan ini menjadi wisata yang tak kalah menarik. Pasar Kangen yang berlokasi di area panggung festival show menyajikan wisata kuliner Yogyakarta. Selain menikmati pertunjukan musik jazz, pengunjung diberikan banyak alternatif wisata lain, diantaranya wisata heritage serta wisata kuliner. Ketiganya menjadikan Prambanan Jazz Festival menjadi destinasi tepat untuk membuka cakrawala kita tentang keindahan warisan budaya Indonesia, serambi menikmati lantunan musik nan merdu, serta bernostalgia dengan kuliner tradisional Yogyakarta.

    Pasar Kangen Prambanan Jazz Festival
    Pasar Kangen Prambanan Jazz Festival https://www.instagram.com/p/BlKtfA-HtQq/?taken-by=prambananjazz

    Penjualan tiket Prambanan Jazz Festival 2018 telah dimulai sejak 14 Maret 2018. Tiket reguler daily pass dijual dengan harga Rp, 300.000,00, tiket 3 days pass seharga Rp, 750.000,00. Tikel special show hari pertama dijual mulai Rp, 400.000,00 – 1.250.000,00. Tiket special show harga kedua dijual mulai Rp, 750.000,00 – Rp, 5.000.000,00, sedangkan untuk special show hari ketiga Rp, 600.000,00 – Rp, 2.500.000,00.

  • in

    Kebakaran Gili Lawa Darat, Ajarkan Kita bahwa Mencegah Lebih Baik dari Mengobati

    Kondisi Gili Lawa Saat Terjadi Kebakaran Savana
    Kondisi Gili Lawa Saat Terjadi Kebakaran Savana
    Kondisi Gili Lawa Darat saat Terjadi Insiden Kebakaran

    Akhir minggu di awal bulan Agustus ini kita dihebohkan dengan insiden kebakaran yang terjadi di Padang Savana, Gili Lawa Darat, Kawasan Taman Nasional Komodo, NTT pada 2/8/2018. Penyebab kebakaran masih terus menjadi penyelidikan pihak berwajib. Beberapa pihak menyebutkan kebakaran terjadi akibat ulah pengunjung yang sengaja menyalakan kembang api, bekas puntung rokok, serta melakukan pesta Barbeque di tepi pantai. Belum ditemukan alasan jelas terkait penyebab kebakaran yang merusak lahan savana seluas 10 hektar ini. Meskipun kebakaran tidak mengganggu habitat satwa Komodo, insiden ini tetap memicu geram masyarakat, pasalnya Gili Lawa merupakan salah satu maskot surga Indonesia yang diakui keindahannya di mata dunia.

    Keindahan Gili Lawa Darat
    Keindahan Gili Lawa Darat

    Saat mengunjungi suatu tempat wisata yang tak dapat disangkal keindahannya, moment berfoto atau pesta kecil-kecilan tentunya menjadi ritual yang tak terelakkan, namun ada yang harus tetap kita ingat, eksistensi dan keindahan warisan surga dunia bergantung pada perilaku kita. Beberapa upaya preventif harus kita pahami sebagai bentuk etika terhadap alam yang telah memberikan naungan dan rumah bagi kita. Berikut adalah beberapa hal yang harus kita pahami saat mengunjungi cagar wisata alam.

    Pahami Kode Etik Pecinta Alam demi Keberlangsungan Bersama

    Kode Etik Pecinta Alam
    Kode Etik Pecinta Alam

    Dikalangan petualang, di kenal kode etik yang ditujukan untuk semua pelaku kegiatan alam. Kode etik tersebut yaitu

    Take Nothing but Picture

    Leave Nothing but Foot Print

    Kill Nothing but Time

    Dengan menerapkan kode etik di atas, keindahan alam yang sewajarnya menjadi konsumsi hanya bagi indera mata tetap terjaga dan dapat terus dinikmati oleh generasi selanjutnya.

    Jangan Pernah Melakukan Corat-Coret di Objek Wisata

    Melakukancorat-coret bagi sebagian orang mungkin merupakan aksi untuk meninggalkan jejak dan tapak sejarah atas kehadiran mereka. Namun, meninggalkan setitik jejak membekas merupakan salah satu kontribusi kita untuk mengurangi keindahan alam.

    Memetik Tumbuhan Langka

    Salah satu hal yang harus kita hindari adalah memetik tumbuhan langka dari kawasan cagar budaya. Meskipun tampak sepele, jika tiap pengunjung memetik satu tumbuhan per harinya, maka bayangkan jika 1000 pengunjung melakukan hal yang sama.

    Sedikit tips diatas tentunya tak akan berguna jika yang kita lakukan hanyalah sebatas membaca. Memahami pentingnya keberlangsungan alam, serta menjaga dan juga merawatnya merupakan tindakan kecil yang memberikan manfaat besar untuk memberikan warisan keindahan alam bagi generasi selanjutnya.

  • in ,

    Ada yang Endeus-Endeus di Festival Kesenian Yogyakarta 2018

    Bakso Joged FKY 30
    FKY 30
    FKY 30 http://www.infofky.com/

    Festival Kesenian Yogyakarta atau yang biasa disingkat dengan FKY merupakan event tahunan di Jogja yang bisa jadi referensi utama buat menikmati beberapa pagelaran seni, karya film dari sineas-sineas berbakat di Indonesia, bazar dari para pelaku industri seni kreatif, serta makanan-makanan unik dan antimainstream.

    Ngomong-ngomong soal makanan, selain terkenal dengan festival seninya, FKY juga amat diminati karena keberadaan food bazar dengan varian makanan terkini dan terendeus !

    Penasaran makanan apa aja yang ada di FKY 2018 kali ini? Berdasarkan penelusuran dan jejak investigasi mimin, FKY yang kali ini masih diselenggarakan di Planet Pyramid memiliki konsep yang sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Jika di tahun 2017, hanya disediakan satu pintu untuk masuk dan keluar, di FKY 2018 dengan tema “Mesemeleh”, panitia membagi dua pintu untuk masuk dan keluar. Sebelum sampai ke food bazar, pengunjung akan dimanjakan dengan kreativitas para seniman dalam memadukan kekayaan budaya Indonesia menjadi pernak-pernik barang seperti tas, kaos, kain, dan banyak lainnya.

    Selesai berjalan menyusuri deretan booth pernak-pernik yang memiliki nilai artistik tinggi, di bagian depan dari planet pyramid, perut akan dimanjakan dengan berbagai penjaja makanan dari mulai yang tradisional macam gethuk, cenil, klepon sampai yang kekinian dan unik banget! Buat kalian yang kepengen ke FKY dan gamau hilang arah bahkan sampai kalap beli jajan! Ada baiknya jalan-jalan virtual dulu disini !

    Yakin Bisa Ngabisin Sendiri Pentol Joged satu ini?

    Pentol Joged FKY 30
    Pentol Joged FKY 30 https://www.instagram.com/p/Blz1vwsBQqI/?taken-by=jogjafoodhunter

    Seenak-enaknya pentol gak akan ada yang bisa menandingi pecahnya pentol satu ini. Keunikan yang dimiliki pentol satu ini adalah tusukannya yang panjang banget ! Bisa bayangin gimana sensasi makan 11 biji pentol yang ditusuk lidi panjang, dibakar sampai hitam kecoklatan, dan dibumbui pedas !!! Ahhh bikin perut makin bergemuruh pasti kan ya?

    Kelezatan Pentol Joged
    Kelezatan Pentol Joged https://www.instagram.com/p/Blz1vwsBQqI/?taken-by=jogjafoodhunter

    Untuk harga, satu tusuk pentol ini cuma dipasang tarif 15K plus mineral water kemasan 600ml. Intinya, jajan ini jangan samap luput dari bidikan kalian ya guys.

    Jadi Karnivora dengan Makan Cakwe Dinosaurus!

    Cakwe Dinosaurus di FKY 30
    Cakwe Dinosaurus di FKY 30 https://www.instagram.com/p/Blo4fRzngey/?taken-by=voilajogja

    What? Makan dinosaurus? Kalo di film-film fiksi Hollywood Dinosaurus justru memburu para manusia buat di ganyang, lain cerita di FKY 2018. Justru kita yang makan dinosaurus. Kok bisa? Ya, Saking kreatifnya, penjual cakwe disini bikin cakwe dengan bentuk dinosaurus. Cuma bentuknya kok gaes, bukan Dinosaurus yang berhasil di kloning trus di cincang daginya, kalo beneran dari daging Dinosaurus bisa kebayang gak berapa USD yang harus kita keluarin buar satu tusuk cakwe X))) Untungnya Cakwe Dinosaurus satu ini bisa kita nikmati cukup dengan merogoh kocek sebesar 5K!

    Cakwe di FKY 30
    Cakwe di FKY 30 https://www.instagram.com/p/BlxbJwMgpJ0/?taken-by=jajanology 

    Ketika yang Kebalik-Kebalik Justru Diburu

    Tahu Walik FKY 30
    Tahu Walik FKY 30 https://www.instagram.com/p/BlshKOQhUwl/?taken-by=jajanyogya

    Tahu bulat, tahu krispi serta beberapa olahan tahu lainnya mungkin udah sering kita dapetin. Nah gimana ceritanya kalau Tahu Walik? Sesuai namanya, tahu walik merupakan tahu yang proses memasak dan penyajiannya dengan dibalik. Bagian luar didalam dan bagian dalam di luar. Meskipun tampak biasa, tapi jangan ditanya rasanya, uwenaaak poll !

    Tahu Walik
    Tahu Walik https://www.instagram.com/p/BlshKOQhUwl/?taken-by=jajanyogya

    Nah, beberapa referensi di atas hanyalah sebagain kecil dari jajanan endeus yang ada di FKY 30, masih banyak jajanan endeus lainnya. Buat kalian yang makin penasaran, bisa cuss langsung ke Planet Pyramid yang ada di Jl. Parangtritis Km. 5,5 Bantul, soal HTM, semuanya FREE!

  • in

    Kasongan dan Manding: Wisata Kaya Seni dan Budaya

    Desa Wisata Kasongan

    Hendak mencari buah tangan bagi saudara atau teman-teman di kantor/kampus yang kerap memberikan pernyataan “jangan lupa oleh-olehnya yaa” Kasongan tempatnya. Dari lokasi Kota Jogja menuju Kasongan yang berjarak  kurang lebih 23km membutuhkan waktu tempuh ±50 menit menggunakan sepeda motor. Sesampai di gerbang merah bertuliskan “Desa Wisata Kasongan”, teman-teman akan disuguhkan pemandangan show room atau rumah-rumah galeri yang menawarkan barang-barang kerajinan dari gerabah barang lain seperti guci, pot bunga, lampu hias, miniatur alat transportasi (becak, sepeda,  mobil), aneka tas, patung, souvenir untuk pengantin, serta hiasan lainnya yang tentunya menarik untuk dijadikan buah tangan.

    Desa Wisata Kasongan
    Desa Wisata Kasongan

    Buka dari pukul 09.00-21.00, masuk ke Kasongan pengunjung tidak dikenakan HTM, cukup dengan membayar ongkos parkir sebesar Rp. 5000,00 untuk mendapatkan fasilitas pusat informasi, money changer, restaurant, penginapan, tempat ibadah, serta galeri-galeri. Harga yang ditawarkan untuk barang-barang kerajinan pun bervariasi, mulai dari 5000-ratusan ribu rupiah.

    Kekayaan Seni Desa Kasongan
    Kekayaan Seni Desa Kasongan
    Pengrajin Kasongan
    Pengrajin Kasongan

    Selesai mengunjungi Kasongan, perjalanan bisa dilanjutkan ke arah utara sekitar 7,8 km menuju Manding. Manding merupakan pusat kerajinan kulit dengan jumlah 40 showroom dalam bentuk toko-toko yang saling berdekatan. Produk yang ada di Manding antara lain jaket, sepatu, sandal, tas, ikat pinggang, dompet, serta beberapa aksesoris lain seperti figura atau gantungan kunci. Untuk harga barang di Manding bervariatif, tergantung pada kualitas dan jenisnya. Untuk dompet di bandrol mulai Rp. 50.000, tas atau sepatu kisaran Rp. 100.000.

    Jaket Kulit di Manding
    Jaket Kulit di Manding
    Desa Wisata Manding
    Desa Wisata Manding

    Terdapat beberapa tips untuk temen-temen semua yang hendak belanja ke Manding, apa saja? Yuk simak….

    Baca Juga: Sarapan Penambah Semangat di Jogja

    – Tawar harga barang yang hendak dibeli setengah harga dari yang ditawarkan

    – Jangan terlalu ngotot, sehingga saat kalian mengurungkan niat untuk membeli, penjual tidak akan kecewa

    – Upayakan untuk menggunakan bahasa Jawa, sehingga penjual akan mengira kalian adalah warga sekitar sehingga mereka tidak akan memberi harga tinggi

    – Namun jika tidak menguasai bahasa Jawa, bersikaplah ramah dan tampilkan kesan  tidak mudah menerima penawaran dari penjual.

  • in

    Kebun Buah Mangunan: Negeri di Atas Awan dengan Sun Raise Terbaik

    Spot Foto Kebun Buah Mangunan
    Kebun Buah Mangunan di Pagi Hari
    Kebun Buah Mangunan di Pagi Hari

    Explore Bantul bisa dimulai dengan memburu sun raise di Kebun Buah Mangunan. Untuk mendapatkan sun raise terbaik, teman-teman harus menyingkirkan segala rasa malas serta kantuk pasalnya jarak antara Kota Yogya dengan Kebun Buah Mangunan adalah ± 24 km. Jarak ini dapat ditempuh selama 1,5-2 jam perjalanan menggunakan motor. Perjalanan dingin dengan medan yang berkelok-kelok akan terbayar lunas dengan menyaksikan pemandangan indah bak berdiri di atas awan.

    Untuk bisa merasakan ‘berdiri di atas awan’ teman-teman harus sedikit trekking dari lokasi parkir ke spot favorit. Tapi tenang, lokasi ini sudah menyediakan anak tangga yang dibangun permanen sehingga tidak akan menyusahkan proses trekking. Sampai di puncak kebun buah, untuk menuju spot favorit, harus menuruni anak tangga lagi. Selesai meneruni anak tangga, taraa….kabut-kabut putih akan memenuhi lokasi yang tepat berada di bawah kita, seolah kita tengah berada di atas awan.

    Spot foto yang paling terkenal dari Mangunan adalah berdiri di pagar pembatas dengan background kabut-kabut putih bergerumul yang tampak seperti awan yang tengah bergerak cepat.

    Spot Foto Kebun Buah Mangunan
    Spot Foto Kebun Buah Mangunan

    Ketika kabut perlahan menghilang, kita akan disajikan pemandangan tak kalah menakjubkan, perbukitan hijau yang dibelah oleh sungai kecil nan memanjang di tengahnya.

    Keindahan Kebun Buah Mangunan
    Keindahan Kebun Buah Mangunan

    Selesai menyaksikan keindahan Mangunan, teman-teman bisa mampir di warung-warung yang terdapat di sepanjang trek untuk sekedar mengicip ‘wedang’ ataupun bersantap pagi. Berbagai pilihan makanan pun tersedia, mulai dari nasi goreng, mie goreng, ataupun pop mie. Soal harga, tarif disini tergolong masih ‘make sense’, selain itu penjual juga memiliki menu yang menampilkan pricelist makanan dan minuman. Untuk HTM masuk ke Kebun Buah Mangunan sendiri tergolong sangat murah, hanya Rp. 5000/orang.

Load More
Congratulations. You've reached the end of the internet.